GUBUK DERITA
Segelintir manusia di gubuk
derita
Merancah kata demi sebuah aksara
Tak elak ranting-ranting kosong
Menggundul tanpa dedaunan
hingga nampak kering kerontang
Di altar ini,
Kami jadikan ketidaktahuan
Bukan sebagai kebodohan
Tetapi pintu-pintu kebangkitan
Dari asa yang sudah mengepul.
Afdlila
Semarang, Maret ‘14
Komentar
Posting Komentar