KAU AJARKAN AKU SATU KALIMAT
Kau ajarkan aku satu kalimat yang tak pernah aku lupakan
bun, kau bisikkan kata itu di telingaku setiap saat. Terima kasih bun, karena kata
itu aku berusaha untuk menjadi padi yang semakin berisi semakin merunduk.
Aku tahu bahwa bunda tak ingin aku sombong dan memandang ke
atas terus. Aku pahami sebuah alur kehidupan yang dulunya aku pernah rasakan
bersamamu bun. Bertahun-tahun kita berdua menjalani hari sepi tanpa kehadiran
seorang ayah dan kasih sayangnya. Disinilah ketika aku sudah dewasa, aku bisa
memetik hasilnya.
Bun, aku merindukan masa kecil itu. Masa dimana aku selalu
membuatmu mengorbankan seluruh jiwa ragamu. Kasih sayangmu sepanjang masa,
meski aku hanya sepanjang galah. Bun, aku ingin menangis di pangkuanmu, aku
ingin cerita tentang isi hati anakmu ini. Aku sangat sayang kamu bun, dan aku
juga sayang bapak. Cinta kalian begitu kuat dan kalian besarkan aku dengan
penuh perjuangan, dan akhirnya kita menyatu kembali sampai saat ini.
(Dek sayang keluarga)
Komentar
Posting Komentar