trimester 2
Next story, udah masuk trimester 2 nih. Aduh rasanya senang sekali gak bisa diungkapin dengan kata-kata. Tapi eh tapi masih mutah mual aja gak selera makan ya Allah. Doyannya malah jagung bakar, kebab, pizza, siomay, cilok, cilor, pokoknya junkfood yang gizinya mungkin kurang. Yang terpenting tetep stay positive, beri sugesti yang baik kediri sendiri dan baby.
Jadi, dalam waktu 120 hari Allah meniupkan ruh ke dalam rahim seorang Ibu. Maka dari itu sebagai rasa syukur kepada Allah, orang jawa sering mengadakan acara seperti ini. Niatnya baik yaitu mendoakan si jabang bayi agar selamat sampai persalinan.
Desember, artinya liburan sekolah sudah menanti dan waktunya buat mudik. Hamil pertama kali, perjalanan jauh pertama kali dalam kondisi hamil. Gimana ya nanti? Apa aja yang harus disiapin. Bagi bumil yang mau melakukan perjalan jauh, sini momy kasih tips ala Unda Dila. Pertama, pakai baju yang nyaman (homey dress). Kedua, jangan lupa bawa kantong plastik buat jaga2 aja. Terus jangan lupa bawa cemilan yang banyak ya mom. Oh ya kotak P3K nya jangan lupa, itu penting banget.
Kalau orang jawa ada istilah mapati dan mitoni tapi kalau di daerah saya (Jepara) namanya Tingkeb. Jadi orang-orang di sana menyebutnya tingkeban. Berhubung saya dan suami lagi mudik dan ngepasi hamil 4 bulan, jadi dibuatlah acara tersebut. Acaranya simpel, ngundang tetangga-tetangga untuk ikut mendoakan si jabang bayi. Kala itu yang mimpin acara Bapak sendiri dengan membaca buku ini. (disusun sendiri sama Bapak dari beberapa sumber kitab)
Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim yang juga disebutkan bahwa Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallama bersabda:
إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ
Artinya: “Sesungguhnya setiap orang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya selama empat puluh hari (berupa sperma), kemudian menjadi segumpal darah dalam waktu empat puluh hari pula, kemudian menjadi segumpal daging dalam waktu empat puluh hari juga. Kemudian diutuslah seorang malaikat meniupkan ruh ke dalamnya dan diperintahkan untuk menuliskan empat hal; rejekinya, ajalnya, amalnya, dan apakah dia menjadi orang yang celaka atau bahagia.” (Muslim bin Hajjaj An-Naisaburi, Shahîh Muslim, Kairo: Darul Ghad Al-Jadid, 2008, jil. VIII, juz 16, hal. 165).
Komentar
Posting Komentar