APA YANG INGIN KUKATAKAN PADAMU
Coba dengarkan apa yang ingin aku
katakan padamu,
“kusemogakan kamu didalam doaku.
Meskipun masih mungkin, kamu adalah jawaban yang kuminta, permintaan hati yang
pernah Tuhan bolak balikkan. Ini bukan sekedar jawaban benar atau salah,
memilih adalah sebuah pilihan yang harus dijawab. Entah itu bahagia atau
kecewa, dan Tuhan memberiku kesempatan untuk mencicipi sebuah kebahagian.
Kamu bukan sekedar tambatan,
bukan pula sandaran, apalagi jembatan. kamu adalah aku, sebuah cermin dimana
kita bisa dengan leluasa melihat diri kita masing-masing. Aku ingin melihat
kamu berjalan lebih jauh ke dalam ceritaku, disana ada banyak hal yang belum
kamu mengerti. Untuk saat ini aku hanya ingin menjalin hubungan yang dewasa,
dimana kita saling memahami dunia kita masing-masing, aku tak menyekat duniamu.
Karena duniaku juga tak ingin disekat, yang terpenting jagalah komitmen dan
kejujuran kita.
Pada awalnya cinta tumbuh dari
ketidaksengajaan, benar kata orang jawa “seneng jalaran soko kulino”, yang
menyimpan arti bahwa cinta datang dari kebiasaan. Mungkin sudah banyak orang
yang sengaja maupun tak sengaja telah membuktikan penggalan kata tersebut. Sejatinya
cinta adalah kelengkapan bukan kecocokan. Mencintai bukan perihal memasangkan
cincin kejari manis seseorang, bukan perihal menuntut untuk menjadi apa yang
pasangan kita inginkan, mencintai adalah transformasi untuk saling bertukar
perasaan. Bagaimana kita akan bekerja lebih keras untuk memahami pasangan, cinta
bukan perkara manis saja. Cinta bukan seperti gulali, mungkin diawal bisa
seperti itu, namun setelah berjalannya waktu kita akan tahu apa sejatinya
cinta. Pasangan yang baik adalah pasangan yang mengajak kita untuk naik level.
Bisa dikatakan bahwa mencintai
adalah awal menciptakan rindu. Apalagi menjalin hubungan jarak jauh, satu hal
yang perlu dijadikan komitmen adalah komunikasi. Banyak cara orang melakukan
komunikasi baik itu verbal maupun non verbal, pasangan yang baik adalah
pasangan yang memahami kita dari berbagai gerak. Komunikasi muncul karena ada
beberapa faktor salah satunya ingin dekat, ingin mengetahui segala aktifitas
pasangan, bukan hanya itu saja melainkan menjaga hubungan yang sudah terjalin. Terkadang
komunikasi maya lebih sering menimbulkan banyak kontra, memahami pikiran orang
tanpa melihat atau bertatap muka sama halnya menafsirkan tanpa teori.
Bersyukur adalah caraku berterima
kasih kepada Tuhan, dimana kita sudah dipertemukan dengan waktu yang cukup
singkat. Mungkin kamu datang dimana saat itu hatiku sudah benar-benar rapuh
bahkan hampir tak tersisa harapan. Datangmu merubah segala konsep pikiranku
mengenai sebuah hubungan. Kamu sangat dewasa bagiku dan mungkin terkadang kamu akan berubah menjadi
seorang penceramah. Meskipun demikian aku merasa bahwa hadirmu bukan lagi sebatas laki-laki yang masuk kerumah lalu pergi tanpa pamit, kamu adalah tamu terakhir dirumahku yang mungkin jika kamu lihat dindingnya sudah sangat usang, lantainya penuh debu, dan semua perabotannya sudah tak layak pakai. Inilah rumahku yang usang sebab peristiwa tak mengenakkan yang pernah ada dalam hidupku, dan kamu... #part1
Komentar
Posting Komentar